Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

BAB II - KONTRIBUSI BUDAYA LOKAL PADA SENI BUDAYA INDONESIA

Tugas Softskill
Ilmu Budaya Dasar
BAB II
KONTRIBUSI BUDAYA LOKAL PADA SENI BUDAYA INDONESIA

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar
Disusun oleh:
Shifa Awaliyah (18113444)
1KA07
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
JURUSAN SISTEM  INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
 

 


 
KONTRIBUSI BUDAYA LOKAL PADA SENI BUDAYA INDONESIA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
   
Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif dan sifat-sifat karakter manusia .Suatu Negara tentunya mempunyai kebudayaan masing-masing yang mana kebudayaan tersebut menjadi sudut pandang untuk   suatu penilaian.Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Seperti yang telah kita ketahui, perkembangan budaya indonesia selalu dalam kondisi yang naik dan turun. Pada awalnya, Indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan oleh penduduk indonesia sendiri, tetapi belakangan ini budaya Indonesia mengalami masa penurunan terhadap sosialisasi budaya bangsa sehingga penduduk kini telah banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia, masyarakat kini telah berkembang menjadi masyarakat modern.

Budaya lokal adalah pondasi dari seni seni budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Karna sebagian seni budaya Indonesia bersumber dari budaya lokal seperti yang diketahui budaya lokal Batik , Tari reog diponegoro , tari kecak dan seni budaya lainnya mempunyai nilai seni yang tinggi namun sangat disayangkan kebudayaan tersebut telah dicuri oleh Negara lain hal ini adalah ancaman besar terhadap budaya yang kita miliki tidak ada kepedulian yang besar terhadap karya seni nenek moyang kita . Masyarakat Indonesia sendiri kurang memperhatikan bagian dari budaya Indonesia. dan diharapkan untuk masyarakat Indonesia lebih memperhatikan bagian dari peninggalan budaya Indonesia. dan sekarang akan diupayakan oleh pemerintah agar mendidik anak-anak muda untuk perduli terhadap hal tersebut, dan lebih mengenalkan dari dini sikap akan pentingnya pengetahuan budaya Indonesia.

1.2   Rumusan Masalah

                   I.            Kontribusi yang seperti apakah dari budaya lokal untuk seni budaya di Indonesia?

              II.            Upaya apakah yang harus dilakukuan untuk melestarikan kesenian budaya Indonesia ?

1.3   Tujuan Masalah

                 I.            Untuk mengetahui kontribusi yang seperti apakah terhadap seni budaya Indonesia.

         II.            Untuk Mengetahui antipasti yang harus dilakukan sebagai generasi muda untu kebudayaan yang dimiliki tidak diklaim oleh Negara lain.

                III.            Untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar


BAB II
PEMBAHASAN

A.KONTRIBUSI BUDAYA LOKAL
Kebudayaan yang dimiliki oleh suatu bangsa merupakan keseluruhan hasil cipta, karsa, dan karya manusia. Indonesia sendiri sebagai Negara kepulauan dikenal dengan keberagaman budayanya, yang mana keanekaragaman itulah menunjukkan betapa pentingnya aspek kebudayaan bagi suatu Negara. Karena jelas bahwa kebudayaan adalah suatu identitas dan jati diri bagi suatu bangsa dan Negara.
Budaya lokal sangatlah berjasa besar terhadap budaya Indonesia tanpa budaya lokal seni budaya yang dimiliki Indonesia tidak lah beragam . Seperti diketahui banyak sekali budaya lokal yang kita miliki  seperti wayang kulit, wayang golek , tarian jaipong , tarian ngarojeng , batik dan masih banyak lagi. Kesenian tersebut sangatlah tinggi nilainya yang merupakan kesenian dari warisan leluhur kita dan sampai sekarang masih bertahan.Selain itu kebudayaan tersebut juga memberikan mafaat yang banyak seperti menjadi devisa Negara Indonesia dimana keberagaman budaya  di  Indonesia menjadi identitas dikenalnya  nama Indonesia di mancanegara. Kekhasan budaya Indonesia banyak menarik perhatian wisatawan dari berbagai belahan dunia untuk datang langsung dan mempelajari lebih dalam mengenai budaya – budaya di Indonesia. Seperti pengembangan museum dan cagar budaya.Tentunya hal ini menjadi sumber devisa bagi Negara di bidang pariswisata.Disisi lain juga kebudayaan lokal memperkokoh suatu bansa yang mana adanya  salingcmenghormati antara budaya lokal sehingga dapat bersatu menjadi budaya bangsa yang kokoh.



B.UPAYA MELESTARIKAN SENI BUDAYA INDONESIA
Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa dan unsur kebudayaan yang sebagaimana tersirat dalam Bhineka Tunggal Ika yang artinya “ walaupun berbeda – beda tetap satu jua “Kebudayaan lama atau yang sering disebut kebudayaan asli bangsa indonesia dimana kebudayaan ini belum terjamah oleh kebudayaan asing harus tetap kita pertahankan karena ini merupakan suatu kebanggaan atau kekayaan bangsa kita, oleh karena itu agar kebudayaan – kebudayaan asli bangsa indonesia ini tetap ada marilah kita jaga bersama, adapun cara memelihara kebudayaan asli bangsa indonesia adalah sebagai berikut :
§  Media massa membantu dalam menyebarkan informasi secara cepat pada media sebaikmya agar sering menerbitkan atau menyiarkan program-program yang bersifat membangun kebudayaan dimana suatu unsur kebudayaan diselipkan disuatu acara tv show,film,iklan dan yang lainnya sehingga kebudayaan Indonesia lebih sering terlihat oleh seluruh masyarakat.
§  Peran aparat pemerintah sebagai pengayom dan pelindung, dan bagaimana mempertahankan, melestarikan, menjaga, serta mewarisi budaya lokal dengan sebaik-baiknya agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan megharumkan nama Indonesia.
§  Dengan Sekolah Menyelenggakan Mata Pelajaran Muatan dan ekstrakurikuler wajib berbasis pelestarian seni budaya setempat, dapat menimbulkan rasa cinta dan bangga memiliki kebudayaan tersebut, dengan demikian para genarasi muda dapat mengetahui kebudayaan – kebudayaan yang ada di Indonesia.

BAB III
PENUTUP
3.1Kesimpulan
Dari uraian tersebut dapat di tarik beberapa kesimpulan dalam kontek garisbesar, budaya ialah   kelakuan atau tindakan yang mengandung seni yang telah berkembang di dalam masyarakat yang mempuyai makna tertentu yang unik indah dan telah di lakukan secara turun temurun budaya sangat indah, jika kita seluruh elemen masyarakat di negeri ini turut serta dalam menjaga budaya tersebut agar terus bias berkembang dan berbaur dengan kita dalam melengkapi keindahan hidup,kontribusi yang diberikan oleh budaya lokal sangatlah bermafaat terhadap Negara Indonesia seingga  budaya harus sama-sama kita jaga dan kita harus melestarikan budaya sampai anak cucu kita bisa merasakan keindahan budaya tersebut .



3.2 Referensi
diupload tanggal 5april 2014
Jinan, Mutohharun. Zakiyuddin Baidhway. 2003. Agama dan Pluralitas Budaya Lokal. Surakarta: Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial
Maran, Rafael Raga. 1995. Manusia dan Kebudayaan dalam Prespektif  Ilmu Budaya Lokal. Jakarta: Yayasan Akselerasi




 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BAB I - PERAN AGAMA DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA LOKAL

Tugas Softskill
Ilmu Budaya Dasar
BAB I
PERAN AGAMA DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA LOKAL

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar
Disusun oleh:
Shifa Awaliyah (18113444)
1KA07
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
JURUSAN SISTEM  INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA


PERAN AGAMA DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA LOKAL

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dalam zaman globalisasi sekarang kemajuan ilmu pengetahuan dan  tekonologi informasi  yang semakin lama semakin pesat kini telah menduniawi. Seluruh Negara saling bersaing untuk memajukan teknologinya .Hal ini berdampak menimbulkan bergesenya nilai-nilai budaya suatu bangsa  serta berpengaruh terhadap nilai tatanan nilai kebudayaan lokal Indonesia.
Oleh sebab itu masuknya unsur-unsur budaya dari luar harus lebih diperhatikan lagi baik buruknya karna sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan budaya lokal.Adapun Agama dan kebudayaan mempunyai relasi yang kuat tentunya peran agama mendukung pengembangan budaya lokal. Kesadaran keagamaan yang diarahkan sebesar-besarnya mewujudkan berbagai macam  agama di Indonesia. Apalagi agama memang menempati posisi sentral dalam perencanaan sosial karena agama menjadi inti dari sistem nilai yang dipraktikkan dalam dunia-kehidupan.Budaya lokal tidak lepas dari unsur agama seperti yang diketahui banyak budaya lokal yang mengandung nila keagamaan misalnya, dalam menyambut anak yang baru lahir, bila agama memberikan wawasan untuk melaksanakan aqiqah untuk penebusan (rahinah) anak tersebut.Dapat dikatakan Agama memberikan warna (spirit) pada kebudayaan, sedangkan kebudayaan memberi kekayaan terhadap agama.


1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana peran agama dalam proses pengembangan budaya lokal?


1.3 Tujuan Penulisan
                            I.            Untuk mengetahui peranan yang dimiliki oleh agama dalam pengembangan   budaya   lokal yang mulai tergeser oleh budaya luar.

                        II.            Untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
 
BAB II
PEMBAHASAN
Dipandang dari segi budaya semua kelompok  agama di Indonesia telah mengembangkan budaya untuk  mensejahterakannya tanpa memandang ras maupun suku bangsa.Agama merupakan asset yang penting yang dimiliki oleh kita yang merupakan warisan dari leluhur. Namu disamping itu terkadang tidak menyadari nilai aset yang dimiliki bagi pengembangan budaya Indonesia.
Agama memiliki makna sebagai ajaran yang menuntun dalam kehidupan serta acuan dalam kehidupan dan pencerahann bagi umat manusia.Adapun Agama membantu dalam menyelesaikan masalah yang datang seperti yang terjadi dalam kehidupan sosial penyimpangan  didalam kehidupan bermasyarakat.Dalam Arus globalisai sekarang ini juga merupakan masalah atau ancaman yang besar terhadap budaya lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang dapet menggeser nila-nilai kebudayaan  yang diakibatkan derasnya budaya luar yang tidak terkendali  .Dalam hal seperti ini tentunya dibutuhkan pengontrol yang kuat untuk bisa memelihara dan mengembangan budaya lokal Indonesia salah satu nya yaitu aspek agama karna sebagian besar warna Indonesia menyakini agamanya .Perlunya penguatan agama dalam setiap individu sangatlah membantu dalam pengembangan budaya lokal karna Agama miliki peranan menanamkan nilai nilai ajaran yang mengarah pada tatanan sosial dan berpengangan teguh terhadap nilai-nilai budaya luhur . Agama dan budaya harus saling berkerja sama dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.Agama diakui memberikan pengaruh pada sosial budaya hal ini dapat diliahat pada fungsi edukatif,perdamaian dan solidaritas.
Agama dan budaya juga mempunyai relasi yang erat sebagaimana agama memiliki peran aktif dalam peradaban dan kebudayaan manusia, kebudayaan juga membantu manusia dalam mengarahkan apa yang harus dan apa yang layak pada berbagai aktifitas kehidupan material dan spiritiual manusia yang bersandar pada rasionisasi dan dalam realitas kehidupan dan menjadi faktor penyempurna kehidupan manusia. Demikian juga agama dan kebudayaan dengan menunjukkan tujuannya yang apabila diterapkan maka akan menjadi faktor pengubah yang menyeluruh pada  kesempurnaan dan kematangan manusia. Sehingga jika keduanya dipadukan agama dan budaya maka penggeseran nilai budaya lokal akan terminimalisir dengan adanya pemahaman yang kuat yang dimiliki setiap individu bangsa Indonesia dan penerapan nilai-nilai agama.







BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari uraian diatas dapet diketahui bahwa peran agama dalam mewujudkan pengembangnya budaya lokal yang sangatlah besar terhadap budaya  karena agama menanamkan nilai kebudayaan yang tinggi yang bersumber dari warisan leluhur yang tidak ternilai harganya sehingga agama pada tiap masing masing individu haruslah dijunjung tinggi agar dalam kehidupan yang mendatang budaya lokal masih tetap terpelihara dan berkembang dan anak cucu kita masih bisa merasakan budaya budaya lokal yang ditinggalkan leluhur oleh karena itu sudah sepantasnya sebagai masyarakat yang bertanggung jawab atas kebudayaan sendiri wajib  menjaga dan bangga akan kebudayaan sendiri agar tidak hilang dan diklaim oleh Negara lain.

3.2 Referensi
Jinan, Mutohharun. Zakiyuddin Baidhway. 2003. Agama dan Pluralitas Budaya Lokal. Surakarta: Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial
Maran, Rafael Raga. 1995. Manusia dan Kebudayaan dalam Prespektif  Ilmu Budaya Lokal. Jakarta: Yayasan Akselerasi



























 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sertifikat

Sertifikat-sertifikat untuk memenuhi mata kuliah ISD 

 SHIFA AWALIYAH

1KA07

18113444

JURUSAN SISTEM INFORMASI

UNIVERSITAS GUNADARMA 




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS